Pengertian Dasar Kimia Kelas 2 > Struktur Atom
223
<> Sesudah >
a. Partikel dasar : partikel-partikel pembentuk atom yang terdiri dari elektron, proton den neutron.
1. Proton:
partikel pembentuk atom yang mempunyai massa sama dengan satu sma (amu) dan bermuatan +1.
2. Neutron : partikel pembentuk atom yang bermassa satu sma (amu) dan netral.
3. Elektron : partikel pembentuk atom yang tidak mempunyai massa dan bermuatan -1.
b. Nukleus : Inti atom yang bermuatan positif, terdiri dari proton den neutron.
c. Notasi unsur : zA A dengan X : tanda atom (unsur)
Z : nomor atom = jumlah elektron (e)= jumlah proton (p)
A : bilangan massa = jumlah proton + neutron
Pada atom netral, berlaku: jumlah elektron = jumlah proton.
Contoh :
1. Tentukan jumlah elektron, proton den neutron dari unsur 2656 Fe !
Jawab :
Jumlah elektron = jumlah proton = nomor atom = 26
Jumlah neutron = bilangan massa - nomor atom = 56 - 26 = 30
2. Berikan notasi unsur X, jika diketahui jumlah neutron = 14 dan jumlah elektron = 13 !
Jawab :
Nomor atom = jumlah elektron = 13Bilangan massa = jumlah proton + neutron = 13 + 14 = 27
Jadi notasi unsurnya: 13 27 X
d.
Atom tak netral : atom yang bermuatan listrik karena kelebihan atau kekurangan elektron bila dibandingkan dengan atom netralnya.
Atom bermuatan positif bila kekurangan elektron, disebut kation.Atom bermuatan negatif bila kelebihan elektron, disebut anion.
Contoh:
- Na+ : kation dengan kekurangan 1 elektron- Mg2- : kation dengan kekurangan 2 elektron- Cl- : anion dengan kelebihan 1 elektron- O2 : anion dengan kelebihan 2 elektron
e.
Isotop : unsur yang nomor atomnya sama, tetapi berbeda bilangan massanya.Contoh: Isotop oksigen: 816 O ; 817 O ; 818 O
f.
Isobar : unsur yang bilangan massanya sama, tetapi berbeda nomor atomnya.Contoh: 2759 CO dengan 2859 Ni
g.
Isoton : unsur dengan jumlah neutron yang sama.Contoh: 613 C dengan 714 N
h.
Iso elektron: atom/ion dengan jumlah elektron yang sama.Contoh: Na+ dengan Mg2+ K+ dengan Ar
Model Atom Kimia Kelas 2 > Struktur Atom
224
<> Sesudah >
A.
MODEL ATOM JOHN DALTON
-
atom adalah bagian terkecil suatu unsur
-
atom tidak dapat diciptakan, dimusnahkan, terbagi lagi, atau diubah menjadi zat lain
-
atom-atom suatu unsur adalah same dalam segala hal, tetapi berbeda dengan atom-atom dari unsur lain
-
reaksi kimia merupakan proses penggabungan atau pemisahan atom dari unsur-unsur yang terlihat
Kelemahan teori atom Dalton: tidak dapat membedakan pengertian atom den molekul. Dan atom ternyata bukan partikel yang terkecil.
B.
MODEL ATOM J.J. THOMPSON
-
atom merupakan suatu bola bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron-elektron seperti kismis
-
jumlah muatan positif sama dengan muatan negatif, sehingga atom bersifat netral
C.
MODEL ATOM RUTHERFORD
-
atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dengan muatan positif yang massanya merupakan massa atom tersebut
-
elektron-elektron dalam atom bergerak mengelilingi inti tersebut
-
banyaknya elektron dalam atom sama dengan banyaknya proton dalam inti dan ini sesuai dengan nomoratomnya
D.
MODEL ATOM BOHR
-
elektron-elektron dalam mengelilingi inti berada pada tingkat-tingkat energi (kulit) tertentu tanpamenyerap atau memancarkan energi
-
elektron dapat berpindah dari kulit luar ke kulit yang lebih dalam dengan memancarkan energi, atausebaliknya
Konfigurasi Elektron Kimia Kelas 2 > Struktur Atom
226
<> Sesudah >
Dalam setiap atom telah tersedia orbital-orbital, akan tetapi belum tentu semua orbital ini terisi penuh. Bagaimanakah pengisian elektron dalam orbital-orbital tersebut ?
Pengisian elektron dalam orbital-orbital memenuhi beberapa peraturan. antara lain:
1. Prinsip Aufbau : elektron-elektron mulai mengisi orbital dengan tingkat energi terendah dan seterusnya.
Orbital yang memenuhi tingkat energi yang paling rendah adalah 1s dilanjutkan dengan 2s, 2p, 3s, 3p, dan seterusnya dan untuk mempermudah dibuat diagram sebagai berikut:
Contoh pengisian elektron-elektron dalam orbital beberapa unsur:
Atom H : mempunyai 1 elektron, konfigurasinya 1s1Atom C : mempunyai 6 elektron, konfigurasinya 1s2 2s2 2p2Atom K : mempunyai 19 elektron, konfigurasinya 1s2 2s2 2p6 3S2 3p6 4s1
2. Prinsip Pauli : tidak mungkin di dalam atom terdapat 2 elektron dengan keempat bilangan kuantum yang sama.
Hal ini berarti, bila ada dua elektron yang mempunyai bilangan kuantum utama, azimuth dan magnetik yang sama, maka bilangan kuantum spinnya harus berlawanan.
3. Prinsip Hund : cara pengisian elektron dalam orbital pada suatu sub kulit ialah bahwa elektron-elektron tidak membentuk pasangan elektron sebelum masing-masing orbital terisi dengan sebuah elektron.
Contoh:- Atom C dengan nomor atom 6, berarti memiliki 6 elektron dan cara Pengisian orbitalnya adalah:
Berdasarkan prinsip Hund, maka 1 elektron dari lintasan 2s akan berpindah ke lintasan 2pz, sehingga sekarang ada 4 elektron yang tidak berpasangan. Oleh karena itu agar semua orbitalnya penuh, maka atom karbon berikatan dengan unsur yang dapat memberikan 4 elektron. Sehingga di alam terdapat senyawa CH4 atau CCl4, tetapi tidak terdapat senyawa CCl3 atau CCl5.
Sistem Periodik Unsur-UnsurKimia Kelas 2 > Sistem Periodik Unsur-Unsur
227
<> Sesudah >
MACAM-MACAM SISTEM PERIODIK
1.
TRIADE DOBEREINER DAN HUKUM OKTAF NEWLANDS
TRIADE DOBEREINERDobereiner menemukan adanya beberapa kelompok tiga unsur yang memiliki kemiripan sifat, yang ada hubungannya dengan massa atom.
Contoh kelompok-kelompok triade:
- Cl, Br dan I
- Ca, Sr dan Ba
- S, Se dan Te
HUKUM OKTAF NEWLANDSApabila unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom, maka unsur kesembilan mempunyai sifat-sifat yang mirip dengan unsur pertama, unsur kesepuluh mirip dengan unsur kedua dan seterusnya. Karena setelah unsur kedelapan sifat-sifatnya selalu terulang, maka dinamakan hukum Oktaf. (+8) Contoh: Li (nomor atom 3) akan mirip sifatnya dengan Na (nomor atom 11) 3 ® 11
2.
SISTEM PERIODIK MENDELEYEV
-
Disusun berdasarkan massa atomnya dengan tidak mengabaikan sifat-sifat unsurnya.
-
Lahirlah hukum periodik unsur yang menyatakan bahwa apabila unsur disusun menurut massa atomnya, maka unsur itu akan menunjukkan sifat-sifat yang berulang secara periodik.
-
Beberapa keunggulan sistem periodik Mendeleyev, antara lain:
-
Ada tempat bagi unsur transisi.
-
Terdapat tempat-tempat kosong yang diramalkan akan diisi dengan unsur yang belum ditemukan pada waktu itu.
-
Kekurangan sistem periodik ini:
-
Adanya empat pasal anomali, yaitu penyimpangan terhadap hukum perioditas yang disusun berdasarkan kenaikan massa atomnya. Keempat anomali itu adalah: Ar dengan K, Te dengan I, Co dengan Ni dan Th dengan Pa.
3.
SISTEM PERIODIK BENTUK PANJANGSistem ini merupakan penyempurnaan dari gagasan Mendeleyev, disusun berdasarkan nomor atomnya.Sistem ini terdiri dari dua deret, deret horisontal disebut periodik dan deret vertikal disebut golongan.
4.
SISTEM PERIODIK DAN HUBUNGANNYA DENGAN KONFIGURASI ELEKTRON
A.
HUBUNGAN ANTARA PERIODA DENGAN KONFIGURASI ELEKTRONDalam sistem periodik, perioda menunjukkan banyaknya kulit yang telah terisi elektron di dalam suatu atom.Sehingga sesuai dengan banyaknya kulit yaitu K, L, M, N, O, P, Q maka sistem periodik mempunyai 7 perioda.
B.
HUBUNGAN ANTARA GOLONGAN DENGAN KONFIGURASI ELEKTRON
C.
CARA PENENTUAN PERIODA DAN GOLONGAN SUATU UNSUR
D.
BEBERAPA SIFAT PERIODIK UNSUR-UNSUR
Hubungan Antara Golongan Dengan Konfigurasi ElektronKimia Kelas 2 > Sistem Periodik Unsur-Unsur
228
<> Sesudah >
Unsur yang terletak pada satu golongan mempunyai sifat-sifat kimia yang mirip (hampir sama).Unsur-unsur golongan A disebut golongan utama, sedangkan unsur-unsur golongan B disebut unsur transisi (peralihan), semua unsur transisi diberi simbol B kecuali untuk triade besi, paladium dan platina disebut "golongan VIII''.
- LAMBANG UNSUR-UNSUR GOLONGAN A
Lambang Golongan
Nama Golongan
Konfigurasi Elektron Orbital Terluar
I - A
Alkali
ns1
II - A
Alkali tanah
ns2
III - A
Boron
ns2 - np1
IV - A
Karbon - Silikon
ns2 - np2
V - A
Nitogen - Posphor
ns2 - np3
VI - A
Oksigen
ns2 - np4
VII - A
Halogen
ns2 - np5
VIII - A
Gas mulia
ns2 - np6
Beberapa Sifat Periodik Unsur-UnsurKimia Kelas 2 > Sistem Periodik Unsur-Unsur
230
<> Sesudah >
1.
Jari jari atom adalah jarak dari inti atom ke lintasan elektron terluar.
-
Dalam satu perioda, dari kiri ke kanan jari jari atom berkurang.
-
Dalam satu golongan, dari atas ke bawah jari-jari atom bertambah.
-
Jari-jari atom netral lebih besar daripada jari-jari ion positifnya tetapi lebih kecil dari jari-jari ion negatifnya.Contoh: jari-jari atom Cl <> jari-jari ion Ba2+
2.
Potensial ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron yang paling lemah/luar dari atom suatu unsur atau ion dalam keadaan gas.
-
Dalam satu perioda, dari kiri ke kanan potensial ionisasi bertambah.
-
Dalam satu golongan, dari atas ke bawah potensial ionisasi berkurang.
3.
Affinitas elektron adalah besarnya energi yang dibebaskan pada saat atom suatu unsur dalam keadaan gas menerima elektron.
-
Dalam satu perioda, dari kiri ke kanan affinitas elektron bertambah.
-
Dalam satu golongan, dari atas ke bawah affinitas elektron berkurang.
4.
Keelektronegatifan adalah kemampuan atom suatu unsur untuk menarik elektron ke arah intinya dan digunakan bersama.
SECARA DIAGRAMATIS SIFAT-SIFAT INI DAPAT DISAJIKAN SEBAGAI BERIKUT
1. Jari-jari atom2. Sifat logam3. Sifat elektropositif4. Reduktor5. Sifat basa/oksida basa
makin besar/kuat
1. Sifat elektronegatif2. Oksidator3. Potensial ionisasi4. Affinitas elektron5. Keelektronegatifan
Keterangan: tanda-tanda panah di atas mempunyai arti sebagai berikut
®
: artinya, dalam satu periode dari kiri ke kanan
¬
: artinya, dalam satu periode dari kanan ke kiri
¯
: artinya, dalam satu golongan dari atas ke bawah
รก
: artinya, dalam satu golongan dari bawah ke atas
Ikatan Ion = Elektrovalen = HeteropolarKimia Kelas 2 > Ikatan Kimia
232
<> Sesudah >
Ikatan ion biasanya terjadi antara atom-atom yang mudah melepaskan elektron (logam-logam golongan utama) dengan atom-atom yang mudah menerima elektron (terutama golongan VIA den VIIA). Makin besar perbedaan elektronegativitas antara atom-atom yang membentuk ikatan, maka ikatan yang terbentuk makin bersifat ionik.
PADA UMUMNYA UNSUR-UNSUR YANG MUDAH MEMBENTUK IKATAN ION ADALAH
- IA « VIIA atau VIA- IIA « VIIA atau VIA- Unsur transisi « VIIA atau VIA
Contoh:
Na ® Na + e-1s2 2s2 2p6 3s1 1s2 2s2 2p6 (konfigurasi Ne)
Atom Cl (VIIA) mudah menerima elektron sehingga elektron yang dilepaskan oleh atom Na akan ditangkap oleh atom Cl.
Cl + e- ® Cl-1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 (konfigurasi Ar)
Antara ion-ion Na+ dan Cl- terjadi gaya tarik menarik elektrostatik, sehingga membentuk senyawa ion Na+Cl-.
Contoh lain : CaCl2 , MgBr2, BaO , FeS dan sebagainya.
SIFAT-SIFAT SENYAWA IONIK ANTARA LAINa. bersifat polarb. larutannya dalam air menghantarkan arus listrikc. titik lelehnya tinggid. lelehannya menghantarkan arus listrike. larut dalam pelarut-pelarut polar
Ikatan Kovalen Koordinasi = SemipolarKimia Kelas 2 > Ikatan Kimia
234
<> Sesudah >
Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan yang terjadi apabila pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom yang membentuknya.
Jadi di sini terdapat satu atom pemberi pasangan elektron bebas (elektron sunyi), sedangkan atom lain sebagaipenerimanya.
SYARAT PEMBENTUKANNYA
1. Atom yang satu memiliki pasangan elektron bebas2. Atom lainnya memiliki orbital kosong
Contoh:
- Ion hidronium (H3O+): H2O + H+ ® H3O+L
- Ion amonium : NH4+
Tidak ada komentar:
Posting Komentar