Rabu, 17 Mei 2017

SOAL-SOAL KOLOID

1. Hal-hal berikut merupakan ciri-ciri sistem koloid, kecuali ... .
    A. tidak dapat disaring
    B. stabil (tidak memisah)
    C. terdiri atas dua fasa
    D. homogen
    E. menghamburkan cahaya

2. Yang bukan merupakan sistem koloid adalah … .
    A. lateks             D. agar-agar
    B. air sadah        E. buih sabun
    C. asap

3. Salah satu perbedaan antara koloid dengan suspensi adalah … .
    A. koloid bersifat homogen, sedangkan suspensi heterogen
    B. koloid menghamburkan cahaya, sedangkan suspensi meneruskan cahaya
    C. koloid stabil, sedangkan suspensi tidak stabil
    D. koloid satu fasa, sedangkan suspensi dua fasa
    E. koloid transparan, sedangkan suspensi keruh

4. Suatu contoh air sungai setelah disaring diperoleh filtrat yang tampak jernih.
    Filtrat tersebut ternyata menunjukkan efek Tyndall. Dari data tersebut dapat
    disimpulkan bahwa air sungai … .
    A. tergolong aerosol
    B. tergolong suspensi
    C. tergolong sol
    D. tergolong koloid
    E. mengandung partikel kasar dan partikel koloid

5. Dispersi zat cair atau zat padat dalam gas disebut … .
    A. sol              D. aerosol
    B. emulsi        E. suspensi
    C. buih

KOLOID

A. Komponen Sistem Koloid

Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat lain (medium pendispersi/ pemecah). Ukuran partikel koloid berkisar antara 1-100 nm.  Jadi, koloid tergolong campuran heterogen dan merupakan sistem dua fasa.
Jadi, sistem koloid tersusun atas dua komponen, yaitu fasa terdispersi dan medium dispersi atau fasa pendispersi.

- Fasa terdispersi bersifat diskontinu (terputus-putus)
- Medium dispersi bersifat kontinu.


B.  Pengelompokan Sistem Koloid


Fase Terdispersi
Fase Pendispersi
Sistem
Koloid
Contoh
Gas
Cair
Buih/busa
Busa sabun
Gas
Padat
Busa padat
Batu apung, lava
Cair
Gas
Aerosol
Kabut, awan, obat semprot
Cair
Cair
Emulsi
Susu, minyak ikan, saos
Cair
Padat
Gel(emulsi padat)
Keju, mentega, selai, agar-agar, semir padat, mutiara
Padat
Gas
Aerosol padat
Asap, debu, buangan knalpot
Padat
Cair
Sol
Kanji, cat lem, tinta, lateks, putih telur
Padat
Padat
Sol padat
Perunggu, kuningan, kaca bewarna, permata(gem)
 

Kamis, 30 Maret 2017

SOAL HIROLISIS GARAM DAN KSP

1.  Dari garam berikut, yang mengalami  hidrolisis total adalah.....
      A.  NH4Br                    C.  BaCO3               E.  Al2(CO3)3
      B.  K2CO3                    D.  AlCl3

2.  Garam garam berikut ini yang mengalami hidrolisis total adalah.....
       A.  CH3COONa              C.  NaCl              E.  NaCN
       B.  CH3COONH4           D.  NH4Cl

3.  Diketahui suatu garam mempunyai reaksi ionisasi sbb.....
      PQ (aq)  P+ (aq) + Q- (aq)
      Q- (aq) + H2O (l)  QH (aq) + OH- (aq)
      P+ (aq) + H2O (l) 
       Sifat garam tersebut adalah .....
      A.  Asam                     C.  Netral                  E.  Asam lemah
      B.  Basa                       D.  Asam kuat  

Senin, 16 Januari 2017

LARUTAN ASAM BASA

1.   Yang membedakan kekuatan asam adalah ….
      a.   derajat ionisasi
      b.   konsentrasi
      c.   derajat ionisasi dan konsentrasi
      d.   Ka dan Kb
      e.   Kw

2.   Diketahui beberapa larutan asam :
      1.   HCl                 
      2.   H2SO4
      3.   CH3COOH
      4.   HF
      5.   HCOOH
      Jika larutan tersebut konsentrasinya sama, yang memiliki [H+] terbesar adalah ….
a.    1                      d.   4
b.    2                      e.   5
c.     3

3.   Sebanyak 3,7 gram Ca(OH)2 dilarutkan dalam air hingga  volum1 liter, larutan tersebut memiliki harga pH …. (H=1, O=16, Ca=40)
      a.   10 - log 2
      b.   10 + log 2
      c.   12 – log 5
      d.   12 + log 5 – log 2
      e.   13

Minggu, 15 Januari 2017

KONSEP MOL

A.MASSA ATOM RELATIF DAN MASSA MOLEKUL RELATIF

1Massa Atom Relatif (Ar)
Massa atom relatif (Ar) Perbandingan massa satu atom dengan massa atom standar

massa atom relatif (Ar) dari unsur X adalah:
Ar X = massa 1 atom X
massa1 atom H

atau Ar X = massa 1 atom X
1/16 massa 1 atom O

Sehingga secara umum Ar di definisikan sebagai berikut:
Ar X = massa 1 atom X
1/12 massa 1 atom C-12


LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT


LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
LARUTAN adalah campuran homogen dua zat atau lebih yang saling melarutkan dan masing-masing zat penyusunnya tidak dapat dibedakan lagi secara fisik.
Larutan terdiri atas zat terlarut dan pelarut.Berdasarkan daya hantar listriknya (daya ionisasinya), larutan dibedakan dalam dua macam, yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit.Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.
Larutan ini dibedakan atas :
1.
ELEKTROLIT KUAT
Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang mempunyai daya hantar listrik yang kuat, karena zat terlarutnya didalam pelarut (umumnya air), seluruhnya berubah menjadi ion-ion (alpha = 1).Yang tergolong elektrolit kuat adalah:
a. Asam-asam kuat, seperti : HCl, HCl03, H2SO4, HNO3 dan lain-lain.
b. Basa-basa kuat, yaitu basa-basa golongan alkali dan alkali tanah, seperti: NaOH, KOH, Ca(OH)2,       Ba(OH)2 dan lain-lain.
c. Garam-garam yang mudah larut, seperti: NaCl, KI, Al2(SO4)3 dan lain-lain

sruktur atom


Pengertian Dasar Kimia Kelas 2 > Struktur Atom
223
<> Sesudah >
a. Partikel dasar : partikel-partikel pembentuk atom yang terdiri dari elektron, proton den neutron.
1. Proton:
partikel pembentuk atom yang mempunyai massa sama dengan satu sma (amu) dan bermuatan +1.

2. Neutron : partikel pembentuk atom yang bermassa satu sma (amu) dan netral.
3. Elektron : partikel pembentuk atom yang tidak mempunyai massa dan bermuatan -1.

b. Nukleus : Inti atom yang bermuatan positif, terdiri dari proton den neutron.
c. Notasi unsur : zA A dengan X : tanda atom (unsur)

Z : nomor atom = jumlah elektron (e)= jumlah proton (p)

          A : bilangan massa = jumlah proton + neutron
Pada atom netral, berlaku: jumlah elektron = jumlah proton.

teori atom